Nikmati Segarnya Air Kelapa Muda, Nikmati Kasiatnya

oleh
Ilustrasi (Foto: Eskelapamudapasirkupang.Com)
Ilustrasi (Foto: Eskelapamudapasirkupang.Com)
Ilustrasi (Foto: Eskelapamudapasirkupang.Com)

|KOEPANG.COM | Nikmati Segarnya Air Kelapa Muda, Nikmati Kasiatnya – Kata orang, Kupang dikenal dengan kota super panas. Bagi saya, suhunya tak sebanding kota Townsville, Australia, yang mencapai 40-an derajat celcius. Gelombang panas terasa hingga kulit wajah. Angin pun enggan berhembus kencang. Diam. Sedangkan Kupang, meskipun kering kerontang, tapi angin kencang pun sering terasa. Akibatnya debu berterbangan. Apalagi musim panas.

Cuaca panas memang menguras energi. Keringat pun mengucur dari pori-pori tubuh. Badan pun bermandikan peluh. Efeknya tubuh mengalami dehidrasi. Situasi macam ini, tubuh membutuhkan suplai cairan atau minuman dari luar.

Minuman apa yang tepat untuk menambah cairan tubuh? Aha…kelapa muda. Pilihan tepat mengobati rasa dahaga. Tetapi, dimana ya?

Di Kupang, terdapat banyak tempat jualan kelapa muda. Kita dapat memilihnya. Tergantung posisi dan tujuan kita. Pantai Lasiana, salah satu pilihan bagi yang ingin menikmati hawa laut sembari teguk air kelapa muda.

Kelapa Lima, pilihan yang tak kalah menarik. Dari ketinggian jalur hijau, kita dapat menikmati view laut. Di senja hari, semburat cahaya mentari jingga membias teluk Kupang. Indah terpancar dari teluk yang teduh.

Jalan Palapa, depan kompleks perkantoran gubernur, pilihan favorit. Mudah dijangkau, ramai, dan berjejeran jualan lain. Sore hari, Jalan Eltari ramai sekali. Penjaja makan membuka lapaknya. Memang tidak seramai lesehan di ruas jalan  Malioboro. Ukuran Kupang, Eltari tempat yang tepat untuk kongkow-kongkow. Obrolan kian menarik jika sambil menikmati pangan lokal. Jagung bakar.

Di Kupang, kebutuhan kelapa muda sepanjang siklus musim. Tidak kenal musim panas atau hujan. Penjual senantiasa berjejer membuka lapak di tempat-tempat yang disebutkan di atas.

Lapak kelapa muda ramai dikunjungi. Musim hujan bukan menjadi alasan orang tidak meneguk air kelapa muda. Buktinya, lapak-lapak yang menjual kelapa muda tidak pernah sepi.

Bapak Agus, salah satu pemilik lapak, mengakui bahwa meskipun musim hujan lapaknya selalu ramai. Jumlah pembeli hampir sama seperti pada musim panas. Dalam waktu sehari ia biasa menjual 20-25 buah.

Kelapa yang dijual bapak Agus berasal dari Baun dan atau Oe Mofa. Dari penyuplai, ia membeli Rp. 2000 per buah. Ia hanya menunggu di tempat. Jika stok habis, bapak Agus dan kawan-kawan hanya dengan mengirim sms ke supplier.

Pak Agus dan penjual lain menjual lagi seharga Rp. 5000,-. Artinya Bapak Agus memperoleh laba Rp. 3000,-. Menurut pengakuannya, dalam sehari ia mampu meraup untung Rp. 50.000 – Rp. 100.000,-.

Bercengkerama di Eltari, Lasiana, atau Kelapa Lima, kita dapat menyaksikan denyut ekonomi masyarakat kecil. Keberdaan kita di sana turut memutar roda ekonomi mereka. Selain itu kita dapat belajar keuletan mereka dengan kerasnya kehidupan ini.

Tentu tidak kalah pentingnya, konsumsi air kelapa menyehatkan tubuh kita. Berbagai riset dan sharing, air kelapa dapat menyembuh belasan bahkan puluhan penyakit. Mau sehat? Ayo, nikmatilah segarnya air kelapa secara rutin. Datanglah ke Jalan Eltari, Kelapa Lima, atau Pantai Lasiana.***

 

Tentang Penulis: Giorgio Babo Moggi

Gambar Gravatar
Menulis adalah cara untuk mengekspresikan pendapat atau pikiran tanpa terbelenggu.