PSN Ngada Fans Club: Cikal Bakal Kebangkitan Sepak Bola Ngada yang Profesional dan Mandiri

oleh
Suporter PSN Ngada membaur dengan para pemainnya (Foto: Vigonews.Com)
Suporter PSN Ngada membaur dengan para pemainnya (Foto: Vigonews.Com)
Suporter PSN Ngada membaur dengan para pemainnya (Foto: Vigonews.Com)

| KOEPANG.COM | PSN Ngada Fans Club: Cikal Bakal Kebangkitan Sepak Bola Ngada yang Profesional dan Mandiri. Kusuksesan PSN Ngada menembus final Liga Nusantara 2016 menjadi buah bibir masyarakat Ngada. Tak terkecuali masyarakat Ngada Diaspora. Bahkan masyarakat seluruh penjuru NTT. Hal ini penulis temukan ketika sedang berada di Bajawa baru-baru ini, 9 November 2016.

Usai berziarah di Bukit Doa Maria Ratu Semesta Alam, penulis menjambangi markas PSN Ngada Fans Club di kota Bajawa. Sehari sebelumnya saya memang dikabari oleh Rica Melania akan keberadaan markas ini. Ia lalu mengundang saya ke markas yang berlokasi di rumah rumpun bambu, persis di depan kantor utama Koperasi Sangosay Lokosoro.

Saat saya tiba di lokasi, sudah ada beberapa pengurus PSN Ngada Fans Club (PNFC). Saya langsung disuguhi kopi dengan cita rasa khas Bajawa. Panganan lokal, keripik pisang. Kata Rica Melania, pisang Mauponggo. Ya, ada-ada saja.

Sembari seruput kopi dan cicipi keripik pisang, diskusi dan cerita ringan menghiasi perjumpaan kami hari itu. Dalam bathin, saya mengagumi langkah teman-teman ini. Mereka telah memulai untuk kemajuan sepak bola Ngada. Saya boleh bilang ini adalah momentum kebangkitan sepak bola Ngada.

Daya juang punggawa PSN Ngada tahap demi tahap pada Liga Nusantara 2016 telah melahirkan simpatik dan nasionalisme kedaerahan. Fanatisme kedaerahan. Sikap dan semangat yang dipandang positif untuk sesuatu tujuan yang positif pula seperti yang dilakukan teman-teman di Bajawa ini.

PNFC adalah embrio profesionalitas sepak bola di luar lapangan di tanah Ngada? Loh, memangnya selama ini sepak bola di Ngada tidak profesional?

Ngada memiliki sejarah panjang sepak bola baik di pentas daerah maupun nasional. Ngada berkontribusi terhadap persepakbolaan di NTT dan nasional. Kompetisi sepak bola tanpa kehadiran PSN Ngada belum komplit – meskipun banyak putra Ngada bermain di klub lain. Kehadiran PSN Ngada menjadi barometer sepak bola di NTT.

Sejarah panjang tidak lepas dari para punggawa yang telah mengharumkan Ngada. Sebut saja Philipus Tadi, Nikolaus Ria, dan masih banyak sederetan pemain lain. Mereka lahir dan berjaya dalam level generasi masing-masing. Sehingga PSN Ngada menjadi ancaman bagi klub-klub lain di NTT. Tensi dan rivalitas tinggi jika klub lain berhadapan dengan PSN Ngada.

Tahun 2016, PSN Ngada mengukir prestasi di tingkat nasional. PSN mampu mencapai final Liga Nusantara 2016. Perhelataannya diadakan di Stadion Panembahan Senopati Solo, 11 November 2016. Ini menjadi kado PSN Ngada untuk masyarakat Ngada – dimana pun mereka ada. Lebih dari itu, mereka mengharumkan nama NTT di pentas nasional.

Langkah PSN menuju pentas ini tidak mudah. Keterbatasan finansial merupakan hal yang paling krusial. Seperti kebanyakan tim sepakbola daerah yang selalu mengandalkan kontribusi dari pemerintah daerah melalui APBD. Namun demikian, dana yang disiapkan Pemda tidak selalu cukup. Apalagi tim yang disokongi dana terus melaju ke level atau fase yang lebih tinggi.

Untuk mendapatkan sponsorship, itupun tidak segampang yang dipikirkan. Setidak-tidaknya nilai jual klub harus berdampak profit bagi para sponsor. Itulah dilema yang dihadapi klub-klub lokal. Jangankan untuk menggaji para pemain, untuk biaya operasional saja tidak cukup.

Itulah yang dihadapi PSN Ngada dari masa ke masa. Uang menjadi faktor penghambat kemajuan sepak bola selain faktor lain. Adanya PSN Ngada di pentas Liga Nusantara 2016, masyarakat Ngada urung rembung untuk ‘menghidupkan’ PSN Ngada yakni dengan membentuk PNFC.

Saatnya sepak bola di Ngada, tepatnya PSN Ngada memaksimalkan partisipasi masyarakat pencinta sepak bola. Partisipasi yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan donasi. Inilah yang mendorong beberapa pencinta PSN Ngada membentuk fans club ini.

Fans sepak bola menjadi modal klub yang sangat potensial. Kisah sukses besar tim sepak bola dunia tidak lepas dari para fansnya yang tersebar di seluruh dunia. Mereka tidak saja hadir di stadion mendukung tim kesayangannya berlaga, mereka turut berdonasi dengan membeli berbagai produk marchindise klub. Melalui marchandise inilah, pihak klub memiliki sumber pendapatan selain dari dukungan dana dari pihak sponsor.

Kehadiran PNFC bukan saja untuk jangka pendek, memberikan spirit perjuangan sekaligus merayakan dan menyambut tim kesayangan. Organisasi ini memiliki tujuan jangka panjang demi keberlangsungan hidup PSN Ngada yang sering menghadapi kendala pendanaan. Diharapkan, melalui wadah ini, PSN Ngada tumbuh dan berkembang menjadi tim sepak bola yang mandiri dan tangguh. Inilah penjelasan singkat Rica Melania, pentolan PNFC, kepada Koepang.Com.

Struktur PNFC adalah Rudi Wogo (Koordinator), Brian Dopo (Wakil), Sevrin Jose (Sekretaris), dan Rica Melania (Bendahara). Untuk menggalang dana, PNFC memiliki rekening atas nama organisasi ini. Bagi para fans PSN Ngada yang hendak mendukung PSN Ngada dapat menyalurkan donasi ke Nomor Rekening BRI 4625 01 033630 53 9 an. PSN Ngada Fans Club atau menyerahkan secara langsung ke sekretariat yang beralamat di UD Rumpun Bambu, Jl. T.W. Mengeruda No. 6, Kelurahan Ngedukelu, Bajawa. Para fans PSN Ngada dapat juga menghubungi para pengurus; Rudi Wogo (081353769667), Brian Dopo (082146214384), Sevrin Jose (082236178128), dan Rica Melania ( 081337406454).

Dengan berjalannya waktu, wadah ini akan terus berbenah. Baik itu struktur kepengurusan maupun rancang bangun program atau kegiatan untuk penggalangan dana. Untuk sementara PNFC menjadi inisiator penyelenggaraan nonton bareng di Aula Ine Sina, juga menyambut kedatangan tim kebanggaan Ine Ngadha. Semoga PNFC menjadi embrio kebangkitan sepak bola Ngada yang profesional, mandiri dan jaya. ***

Tentang Penulis: Giorgio Babo Moggi

Gambar Gravatar
Menulis adalah cara untuk mengekspresikan pendapat atau pikiran tanpa terbelenggu.

One thought on “PSN Ngada Fans Club: Cikal Bakal Kebangkitan Sepak Bola Ngada yang Profesional dan Mandiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *