Forum Tematik Menjembatani Program dan Kegiatan Prioritas Lintas Satuan Kerja/Unit Kerja

oleh

(Sebuah Gagasan Pemikiran Sederhana dan Catatan Lepas dari Kegiatan Diagnostik Survey dengan Tim Kebijakan Bappenas, 1-2 Maret 2016)

KOEPANG.COM – Paradigma MONEY FOLLOWS PROGRAM memiliki dampak yang luas karena direct to society (langsung menyentuh kebutuhan masyarakat). PROGRAM PRIORITAS tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor/satuan kerja tertentu.

Sebaliknya, satu PROGRAM PRIORITAS dapat ‘dikeroyok’ (baca: dieksekusi) oleh multi satuan kerja/unit kerja (Baca Tulisan Terdahulu: Pemerintah Sudah Melempar Umpan: Kita Mau Menangkap atau Membiarkan Umpan itu Berlalu?).

Nah, bagaimana strategi untuk menghimpun satuan kerja yang memiliki keterkaitan program prioritas? Solusinya, perlu satu tahap dalam rangkaian proses Penyusunan RKPD, yakni Forum Tematik.

Forum ini bertujuan untuk membuka ruang bagi satuan kerja untuk mengkoneksi program dan kegiatannya menjadi PROGRAM dan KEGIATAN PRIORITAS bersama SKPD terkait.

Penentuan tema Program Prioritas berdasarkan identifikasi dari proses asistensi yang dilakukan oleh Tim Perencana dengan SKPD. Dari identifikasi tersebut, Tim Perencana Bappeda langsug memetakan untuk program dan kegiatan secara tematik.

Penentuan tema program prioritas tentu mengaju pada RPJMN dan RPJMD. Fokus pada Program Skala Prioritas baik itu yang dituangkan di RPJMN 2015-2018 maupun RPJMD Provinsi NTT 2013-2018.

Strategi pembangunan nasional mengaksentuasi 3 Dimensi Pembangunan, salah satu dimensinya adalah Dimensi Pembangunan Sektor Unggulan. Dua sektor unggulan, yakni Kemaritiman dan Kelautan; dan Pariwisata dan Industri sangat singkron dengan katateristik wilayah (alam) NTT. Inilah peluang bagi NTT dan menjadikan dasar penyusunan Tema Program Prioritas.

Dalam konteks NTT, kita memiliki 8 Agenda Pembangunan, yakni Peningkatan Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga; Peningkatan Kesehatan; Pembangunan dan Peningkatan Infrastruktur Berbasis RT RW dan LH; Ekonomi Kerakyatan dan Patiwisata; Penangan Wilayah (Kemiskinan Wilayah Perbatasan dan Daerah Rawan Bencana); Supremasi Hukum dan Birokrasi Daerah; Perikanan dan Kelautan; dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Dari 8 Agenda Pembangunan disederhanakan lagi 6 Tekad Pembangunan yang menjadi skala prioritas pembangunan di NTT, yaitu NTT sebagai Provinsi Jagung; Meningkatkan Produksi Perikanan; NTT menjadi Destinasi Patiwisata Dunia; Provinsi Cendana; Provinsi Ternak; dan Provinsi Koperasi.
Dari Dimensi Pembangunan Sektor Unggulan memiliki benang merah dengan 8 Agenda dan 6 Tekad Pembangunan NTT.

Dengan demikian, satuan kerja sebagai pelaksana teknis dapat mengelaborasi, merumuskan dan menetapkan PROGRAM PRIORITAS di bawah pengendalian Bappeda dalam rangka sinergisitas konsistensi dengan arah kebijakan pembangunan nasional dan daerah. Untuk mencapai tujuan ini, perlu ruang dan waktu satuan kerja/unit kerja membahas berdasarkan tema program dan kegiatan.

Jika forum ini berjalan, maka terjalin proses perencanaan button up (dari bawah yang diwakili SKPD) dan proses top down (dari atas melalui Bapppeda sebagai dapur perencanaan) akan menghasilkan produk berupa PROGRAM dan KEGIATAN PRIORITAS.***

Tentang Penulis: Giorgio Babo Moggi

Gambar Gravatar
Menulis adalah cara untuk mengekspresikan pendapat atau pikiran tanpa terbelenggu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *